Seni Pentas Tiongkok: Opera Beijing

Ditulis oleh: Administrator, 15-03-2021

         Opera Beijing atau Jingju merupakan seni pentas asal Tiongkok yang menggabungkan seni drama, nyanyian, tari, dan terkadang di isi dengan aksi akrobat dan seni bela diri kungfu. Opera Beijing dikagumi karena keografinya yang cantik dan kostum yang berwarna warni. Opera Beijing dianggap menampilkan karakteristik bangsa Tiongkok yang tulus, hangat, optimis, dan bermatabat.

         Opera Beijing berawal tahun 1790, ketika sekelompok orang Ahui yang tergabung dalam sebuah kelompok opera datang dari Peking atau Beijing. Kelompok itu datang untuk bergabung dalam pertunjukan perayaan hari ulang tahun Kaisar Tiongkok. Setelah itu banyak orang asal Ahui yang datang untuk mengadakan pertunjukan Opera Beijing.

         Opera Beijing memiliki 4 tokoh penting dalam pertunjukannya yaitu laki-laki, perempuan, pria wajah berlukis dan pria pelawak. Pakaian yang dipakai berdasarkan pada pada pakaian masa Dinasti Ming, dengan tidak menghiraukan masa latar belakang cerita yang dibawakan. Alat bantuan dapat berupa dinding kain, tenda, payung, cambuk, dayung atau senjata. Alat-alat tersebut berupa alat sebenarnya tetapi dibuat sedemikian rupa agar tidak mengganggu penampilan yang dibawakan.

         Salah satu alur cerita Opera Beijing yang terkenal adalah cerita Kaisar Cao Cao dan Sarjana Yang Xiu  (Cao Cao Yu Yang Xiu). Kaisar pertama Kerajaan Wei pada masa Tiga Kerajaan, Cao Cao terkesima atas kepandaian Yang Xiu, namun ia kesal karena kadang - kadang Yang Xiu berani membuka tipu muslihat Cao Cao. Yang Xiu berkeinginan agar sang kaisar kagum tetapi selalu mempermalukan Cao Cao dengan membuka tipu muslihat Cao Cao secara terang-terangan. Sang sarjana akhirnya dihukum mati ketika sekali lagi membuka sebuah tipu muslihat Cao Cao.

Untuk Informasi mengenai kursus Mandarin dan wisata ke China dapat menghubungi kami melalui website https://mislanguageschool.co.id/

Sumber:

https://kbr.id/indonesia/07-2013/peking_opera__opera_nomor_satu_tiongkok/2127.html

Sumber gambar:

https://chiculture.org.hk/sites/mainsite/files/styles/free_style_image_styles/public/2019-11/20506phn001_01.jpg?itok=7qAUTEw0